Contoh Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar (5 Contoh Siap Pakai)

Pujianto · 28 Oktober 2026

Surat lamaran kerja adalah surat pengantar yang menjelaskan posisi yang Anda lamar, alasan Anda cocok, dan dokumen yang dilampirkan. HRD sering membaca surat ini kurang dari satu menit, jadi isinya harus singkat, sopan, dan spesifik untuk lowongan yang dituju.

Struktur surat lamaran kerja yang baik dan benar

  1. Tempat dan tanggal di kanan atas atau kiri atas.
  2. Tujuan surat: Kepada Yth. HRD / nama penerima, nama perusahaan, alamat.
  3. Perihal: Lamaran Pekerjaan sebagai [posisi].
  4. Salam pembuka: Dengan hormat,
  5. Paragraf pembuka: sumber lowongan dan posisi yang dilamar.
  6. Isi: data diri singkat (bila diminta) dan 1–2 alasan Anda cocok, sebaiknya dengan contoh atau angka.
  7. Penutup: daftar lampiran, harapan untuk wawancara, terima kasih, tanda tangan dan nama.

Panjang ideal: satu halaman, 150–250 kata. Ganti semua teks dalam [kurung] dengan data Anda.

Contoh 1: surat lamaran kerja umum ke PT

[Kota], [tanggal bulan tahun] Kepada Yth. Bagian HRD PT [Nama Perusahaan] [Alamat perusahaan] Perihal: Lamaran Pekerjaan sebagai [Posisi] Dengan hormat, Berdasarkan informasi lowongan di [sumber, mis. situs resmi perusahaan] pada [tanggal], saya bermaksud melamar posisi [Posisi] di PT [Nama Perusahaan]. Saya [pendidikan terakhir + jurusan] dengan pengalaman [x tahun / magang] di bidang [bidang]. Di [tempat kerja/magang sebelumnya], saya [contoh hasil kerja dengan angka, mis. merekap 300 transaksi per minggu tanpa selisih]. Saya terbiasa menggunakan [keahlian yang diminta lowongan] dan dapat bekerja teliti serta tepat waktu. Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan: 1. Daftar riwayat hidup (CV) 2. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai 3. Fotokopi KTP 4. Pas foto terbaru 5. [Sertifikat pendukung] Saya berharap dapat diberi kesempatan wawancara untuk menjelaskan lebih lanjut. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih. Hormat saya, [Nama Lengkap] [No. HP] · [Email]

Contoh 2: fresh graduate (belum punya pengalaman kerja)

Dengan hormat, Saya [Nama], lulusan [D3/S1] [Jurusan] [Kampus] tahun [tahun] dengan IPK [3,xx], bermaksud melamar posisi [Posisi] yang diumumkan di [sumber]. Selama kuliah saya aktif sebagai [jabatan organisasi/kepanitiaan] dan menjalani magang di [tempat] selama [x bulan], di mana saya [hasil kerja singkat]. Pengalaman ini melatih saya [keahlian yang relevan dengan lowongan]. Saya siap belajar cepat dan bersedia [ditempatkan sesuai kebutuhan / bekerja shift, bila relevan]. CV dan dokumen pendukung saya lampirkan. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.

Contoh 3: sudah berpengalaman

Dengan hormat, Saya tertarik melamar posisi [Posisi] di [Nama Perusahaan]. Saat ini saya bekerja sebagai [Jabatan] di [Perusahaan] dengan pengalaman [x] tahun di bidang [bidang]. Beberapa hasil kerja saya: [pencapaian 1 dengan angka] dan [pencapaian 2 dengan angka]. Pengalaman ini sesuai dengan kebutuhan [Nama Perusahaan] akan [kebutuhan dari deskripsi lowongan]. Saya lampirkan CV untuk bahan pertimbangan dan berharap dapat berdiskusi lebih lanjut dalam sesi wawancara.

Contoh 4: versi singkat

Cocok untuk lowongan yang hanya meminta "surat lamaran" tanpa ketentuan khusus, atau untuk isi pesan di portal lowongan.

Dengan hormat, Saya [Nama], [pendidikan/pengalaman singkat], ingin melamar posisi [Posisi] di [Nama Perusahaan]. Saya terbiasa [keahlian utama] dan siap bekerja [penempatan/shift sesuai lowongan]. CV dan dokumen pendukung terlampir. Terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu. Hormat saya, [Nama] · [No. HP]

Contoh 5: lulusan SMA/SMK

Dengan hormat, Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama: [Nama Lengkap] Tempat, tanggal lahir: [Kota, tgl-bln-thn] Pendidikan terakhir: [SMA/SMK Jurusan ...] Alamat: [Alamat lengkap] No. HP: [08xx] dengan ini mengajukan lamaran sebagai [Posisi] di [Nama Perusahaan]. Saya sehat jasmani dan rohani, disiplin, dan siap bekerja sesuai jam kerja/shift. [Tambahkan pengalaman PKL/kerja atau sertifikat bila ada.] Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan CV, fotokopi ijazah, fotokopi KTP, dan pas foto. Demikian surat lamaran ini saya buat. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.

Contoh per jenis lamaran

Kesalahan yang sering membuat lamaran dilewati

  1. Satu surat dikirim ke semua perusahaan tanpa mengganti nama perusahaan atau posisi.
  2. Tidak menyebut posisi yang dilamar.
  3. Terlalu panjang, berisi riwayat hidup lengkap yang seharusnya ada di CV.
  4. Salah ketik nama perusahaan atau nama penerima.
  5. Lampiran tidak sesuai permintaan lowongan.
  6. Memakai email yang tidak profesional.

Waspada: perusahaan resmi tidak meminta biaya untuk seragam, pelatihan, tes kesehatan, atau tiket. Cek lowongan di situs atau akun resmi perusahaan sebelum mengirim data pribadi.

Pertanyaan umum

Apakah surat lamaran kerja masih diperlukan?

Masih, terutama untuk lamaran via pos, datang langsung, atau email. Di portal lowongan, isi surat lamaran biasanya dipindah ke kolom pesan atau cover letter.

Surat lamaran kerja diketik atau tulis tangan?

Diketik, kecuali lowongan secara jelas meminta tulis tangan. Lihat panduan surat lamaran tulis tangan untuk formatnya.

Apakah perlu mencantumkan gaji yang diharapkan?

Tidak perlu, kecuali diminta lowongan. Jika diminta, tulis rentang yang wajar setelah mengecek kisaran gaji posisi tersebut di kota Anda.

Lampiran apa saja yang biasanya diminta?

CV, fotokopi ijazah dan transkrip, KTP, pas foto, serta sertifikat pendukung. Ikuti daftar di lowongan; jangan menambah dokumen yang tidak diminta.

Panduan lain

Lihat Paket Lamaran — Rp39rb
Chat admin